Pages

Subscribe:

Translate

Selasa, 02 April 2013

LAPORAN KUNJUNGAN PT NARUMI


Untuk nama “Narumi” sendiri diambil dari nama daerah dipinggir laut di Jepang.  Perusahaan narumi pusatnya berada di Nagoya, Jepang. Untuk di Indonesia Narumi berdiri pada tahun 1995 di Cikarang dan merupakan satu-satunya di Indonesia. Namun, Narumi juga memasarkan produk Narumi ke seluruh negara. Motivasi awal, narumi mebuat produk ingin memberikan sumbansih berupa seni, yang bukan sekedar alat untuk makan.
            Narumi ini merupakan bisnis mengah ke atas, Jadi bahannya merupakan kramik yang berkualitas bagus yang terbuat dari serbuk tulang sapi, merek narumi terletak dibelakangnya. Jadi Narumi membuat brand image dulu di pasaran untuk menjaga image. Sepeti hampir semua hotel di indonesia menggunakan produk narumi.
            Untuk menjalin relasi, Narumi tidak hanya mementingkan hubungan jangka pendek tp jangka panjang seperti contohnya ketika kasus pengeboman Hotel JW Mariot, semua produk Narumi otomatis hancur. Pihak Narumi sendiri merasa empati terhadap kejadian tersebut sehingga mengganti semua produk Narumi tanpa mengenakan biaya. Hal itu juga dilakukan untuk membangun relasi jangka panjang dengan custumer.
            Mengenai desain, ada body, dan lapisan emas yang berada dipinggir produk Narumi. . untuk tahapan pembuatan produk awalnya buat body, lalu pembuatan desain, termasuk pembuatn lapisan emas. Bahannya dari 47% tulang sapi dari jepang. Karena semua bahan baku langsung impor dari Jepang dan Narumi di Cikarang ini cukup terima bahan berupa tanah liat.
            Narumi juga mempunyai kompetitor dari inggris yang sekelas dengan narumi. Produk Narumi hanya ada di beberapa tempat seperti Sogo, Sebu, dan Metro di Plaza Senayan, Grand Indonesia, dan Pasifik Place. Harga produk Narumi berkisar dari  300 - 400 untuk dinner plate.
            Narumi tidak pernah melakukan promosi di iklan atau bilboard. Narumi juga sudah mulai memasarkan produknya ke perusahaan-perusahaan khususnya untuk souvernir. Selain hotel, restourant, retail, perusahaan dan kebanyakan mereka tau kualitas Narumi dari mulut ke mulut. Narumi juga sering dipinjam untuk difoto dimajalah-majalah life style. Di Narumi kontrol pembuatan produk sangat ketat, apabila ada cacat sedikit langsung dihancurkan dan diambil emasnya untuk dibuat yang baru. Untuk menjaga image, harus memberikan produk yang terbaik, karena kalau costemer puas larinya ke keuntungan juga.
            Untuk menjaga hubungan dengan media, walaupun Narumi tidak mengiklankan dimedia, tapi media tetap mempunyai andil dalam memasarkan produk Narumi, karena di departement store Narumi juga memberikan dana secara tidak langsung untuk meningklankan narumi secara tidak langsung juga, hal itu dapat dilihat ketika produk Narumi secara tidak langsung diiklankan ketika departement store mengiklankan mngenai Sogo, Metro. Kalau untuk wartawan, karena mereka dapat memberikan kontribusi dengan image yang bagus, mereka juga mempunyai relasi misalkan, dalam hal majalah, nanti mereka biasanya minta foto dan mengiklankan produk Narumi.
            Untuk PR di narumi masuk ke bagian marketing dan sales juga. Narumi tidak mempunyai distributor dan agen jadi untuk penjualan ditangani bagian marketing langsung yang ada di Cikarang. Untuk pemasaran di dunia Narumi membuka cabang seperti di Singapura, Hongkong, Sanghai, dan disana masing-masing mempunyai bagian marketing. Jadi mereka hanya menerima order karena disana tidak membuka pabrik.
            Untuk produk andalan di Narumi itu kalau dihotel lebih banyak memesan dinner plate yang menggunakan motif polos. Untuk yang di retail, produk andalannya yang terdapat desainnya. Untuk tipot harganya lebih mahal dua atau tiga kali lipat dari pada piring karena untuk membuat tipot membuatnya dengan menggunakan tangan, berbeda dengan piring yang membuatnya bisa menggunakan mesin yang bisa dicetak sampai ribuan piring.
            Untuk SDM, Narumi mengkrekrut siswa dari smk karmik. Mengenai budget marketing, untuk iklan memang tidak ada untuk menjaga eksklusif dan keefektifan iklan di tv karena tv segmentasinya ke siapa saja, dan budget marketing ini lebih diperuntukan misalnya katalog. Untuk mengatasi masalah tak terduga, bagaimana caranya agar target itu dapat dikejar, Narumi biasanya mengatasi yaitu dengan lembur, tambah orang atau mesin baru.  Misalnya, karna kejadian yang tida sesuai dengan planing yang dibuat setahu sebelumnya. Untuk menjaga delevery time agar tidak terlambat ke costumer.
            Untuk diskon juga narumi akan memberikan diskon jika masa produk sudah habis dan perlu diganti dengan desain baru. Untuk target disetiap toko itu berbeda-beda, misalnya toko di daerah dengan di kota pasti berbeda. Narumi memasarkan produk juga dengan cara yang elegant, seperti toko-toko yang ada di departement store yang elite. Hotel-hotel bintang lima juga.

1 komentar: